Ustadz Abal-abal Hingga Ustadz Jadi-jadian

Siapa yang tidak kenal dengan Ustadz Nur Maulana yang khas dengan kata-katanya "jama'ah... oh jama'ah..." disela-sela ceramahnya disetiap kali tampil di televisi. Ustadz yang satu ini memang terkenal, ada yang bilang lucu dan segala keunikan yang melekat pada diri beliau. Semua orang yang sering melihat televisi bisa dipastikan kenal dengan ustadz yang satu ini karena sering wara-wiri di channel televisi kita, setidaknya masyarakat kenal beliau (kalau tidak tahu tanamanya) dengan sebutan "usatdz jama'ah".

Ustadz yang sering wara-wiri di televisi (sekarang) memang tak ada bedanya dengan artis, juga punya fans hingga hater (yang kata Britney Spears sebagai secret fans), sehingga masayarakat mudah sekali mengenalinya. Maka tak ayal ketika seorang artis semakin banyak fansnya (begitu pula "ustadz televisi") maka nilai jualnya juga semakin tinggi, nilai jual ini bagi perusahaan tertentu rela membayarnya dengan harga mahal asal artis terbut bersedia menjadi model iklan dalam mempromosikan produknya.

Bagitu pula dengan ustadz yang sering wara-wiri di televisi dan bisa dikatakan sebagai ustadz jadi-jadian, mereka akan menjadi model iklan suatu produk agar masyarakat yang ngFans ke ustadz tersebut bisa berpindah ke produk yang diiklankan ustadz itu. Ini adalah trik pemasaran. Semua cara akan dilakukan agar produknya laku di pasaran.

Oke, kita langsung ke intinya. Saya sendiri tidak mengerti, apa yang ada di pikiran Ustadz Nur Maulana ini ketika menjadi model iklan provider kartu GSM terbesar di Indonesia ini, dengan lagaknya yang sama sekali tidak mencerminkan seorang ustadz ketika akting mempromosikan kartu GSM tersebut. Saya sendiri tidak menuntut jaim kepada Ustadz Nur Maulana ini, hanya saja kalau menurut saya penampilannya di iklan kartu GSM itu sama sekali tidak etis dan ironis.

Saya tidak bisa banyak komentar tentang hal ini, hanya saja ketika saya melihat iklan itu begitu (maaf) muak, dan saya selalu beranggapan negatif, kalau itu telah merusak citra Islam. Kita sudah tahu kalau seorang ustadz di lingkungan masyarakat adalah orang suci yang akan selalu ditiru kelakuannya. Sementara dalam iklan tersebut Ustadz Nur Maulana (ini kalau menurut saya) begitu genit dan lebay+alay dengan selendang sorbannya yang bak seorang sinden.

Ini memang tuntutan iklan, nah pertanyaannya kenapa Ustadz Nur Maulana mau melakukan itu, atau memang itu adalah tingkah atau mungkin kepribadian Ustadz Nur Maulana? Wallohu a'lam... ini kembali ke penilaian masing-masing indvidu. Semua berhak berpendapat atas semua yang ditunjukkan Ustadz Nur Maulana di layar televisi, ini terlepas dari kehidupan nyatanya di likungan sosial ketika dirinya tidak disorot oleh kamera komersil.

Satu lagi, mengenai sorban yang dilambai-lambaikan plus kopiyah mentereng (dalam iklan itu) layaknya ustadz ketika membawakan kata-kata suci untuk mengajak masyarakat kembali kepada Allah dan sepenuhnya hidup dibawah garir-garis yang telah ditetap Allah SWT. Tapi ternyata, sorban kalau ada di tangan Ustadz Nur Maulana bisa menghasilkan uang melimpah, ini adalah modal untuk mengeruk keuntungan dari agama yang dianutnya.

Saya jadi beranggapan kalau bagi Ustadz Nur Maulana antara menyampaikan pesan Allah SWT dan pesan perusahan sama sekali tidak ada bedanya. Toh juga sama-sama menghasilkan, menyampaikan pesan Tuhan yang disorot kamera dan menyampaikan pesan perusahaan dalam hal ini perusahaan telekomuniasi dan disalurkan ke seluruh televisi di nusantara ini, hingga ke pelosok-pelosok, sama-sama menguntungkan.

Bahkan kalau saya amati dari ceramah-ceramahnya dan iklan yang beliau bintangi kok kayaknya lebih menyuruh agar masyarakat memakai produk yang dibintangi ketimbang menyuruh menyembah kepada Allah, hanya saja porsi ceramahnya lebih banyak ketimbang membintangi iklan. 

Satu catatan terakhir, banyak teman saya yang bilang kalau penampilan Ustadz Nur Maulana ini justru membuka lebar celah orang non Islam untuk menyerang Islam. Entah apa intinya, tapi yang pasti baginya penampilan Ustadz Nur Maulana tidak etis sebagai usatadz.

Akhir kata, dari semua pendapat yang saya paparkan diatas hanya pandangan dangkal saya yang sangat mungkin bisa keliru dalam menilai Ustadz Nur Maulana. Mohon maaf kepada semua pihak yang tidak sependapat dengan opini ini. Semoga bermafaat dan mari kita diskusi demi majunyan Islam bersama.

25 komentar:

  1. saya sependapat dengan anda, dengan ikut membintangi sebuah iklan produk maka secara tidak langsung si ustadz/ustadzah hanya membela atau membenarkan satu produk saja padahal isi pesan iklan tersebut belum tentu benar,, ya namanya juga iklan banyak bohongnya.. kalau sang bintang berasal dari kalangan artis okelah tapi kenapa seorang ustadz yang tugasnya menyampaikan kejujuran dan kebenaran justru ikut-ikutan... menurut saya sangat ironis. Dari apa yang saya lihat ternyata bukan hanya ustadz maulana saja masih ada ustadz/ustadzah lain.

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. solusi pengen sukses
    http://beenero11.com/?id=yudha
    kontak person
    yudha
    ngrayudan@gmail.com

    BalasHapus
  4. biasa saja, kau-nya saja yang lebay
    hak hak dia

    BalasHapus
  5. assalamualaikum wr wb
    seorang ustadz seharusnya niatnya hanya memdapatkan keridhoan ALLAH semata, berdakwah tanpa pamrih demi menegakan ajaran islam, saya sangat sedih melihat ustadz" sekarang yg terang"an hanya mementingkan duniawi, bahkan sdh masuk dalam lingkungan kita sendiri...bahkan ustadz" kampungpun mengikuti cara bicara,slogan dan lainya dngn melihat ustadz yg tampil di televisi.
    ya ALLAH,semoga para ustadz bisa mengamalkan ajaran islam dengan benar.
    mohon maaf atas kritikan saya..wasalam

    BalasHapus
  6. kenapa sekarang banyak ustadz jadi model iklan ya?
    jelas sekali seperti mengejar kepentingan duniawi saja..
    saya pernah sekali kali liat acaranya ustadz ini menurut saya jauh kualitas dakwahnya dari para ustadz yang terkenal jaman dahulu.sebut saja Pak Zainudin MZ atau AA gym.apa yang diutarakannya seperti asal-asalan dan tidak dengan hadits yang jelas.

    BalasHapus
  7. mau kiamat agama jadi dagangan .......... ini udah diperingatkan rosul

    BalasHapus
  8. Cari tahu aja no ponsel ustadz tsb. Kalau ternyata gak pake nomor produk yg diiklankan berarti ...

    BalasHapus
  9. terlalu heboh!

    BalasHapus
  10. jangan trlalu bnyk tertawa atau bergurau.
    Karena hal itu akan mematikan hati.

    BalasHapus
  11. Daripada g ada yg dengar ceramah karena menoton, lebih baik seperti itu. Toh yang disampaikan adalah amar maruf nahi mungkar. Kata Rasul jangan kau lihat siapa yang bicara tapi apa yang disampaikannya.

    BalasHapus
  12. Katanya gk boleh mengharap dunia dari dakwah,begitu ustadz nya cr dunia lwt iklan malah dipojokin...wallahu a'lam..

    BalasHapus
  13. Dari dulu gua mh jijik am ustd itu...
    Huh ngondek bencooooooooooooonk abiz.. pntes nya dakwah kepda waria.. biar dia sama2 jd waria.. nauzubill

    BalasHapus
  14. "Buat mama larutan yah cap kaki tiga..! dari dulu mama selalu minum!" benar gak yah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wallahualam ... Klupun ga bener yaa beliau yg menanggung dosax

      Hapus
  15. yang dia sampaikan pun ngawur. Gak ada pedomannya.

    BalasHapus
  16. Tak ada yang salah dengannya, karena produknya juga produk halal.
    Pendakwahpun manusia, punya keluarga yg harus ia beri nafkah,
    Soal gaya dakwahnya, fine2 aja buat ane, krn setiap pendakwah punya gaya masing2
    agar dakwahnya didengar (ga bikin ngantuk),

    BalasHapus
  17. Allah maha tau isi hati seseorang,apakah ustadz bersalah atau kah anda yang suka mencari cari kesalahan orang lain.

    BalasHapus
  18. Hati-hati menggunjingkan org lain yg blm tentu kebenaranya dibelakngnya, apalagi sesama saudara seiman, itu Ghibah namanya, Dosa tsb takkan diampuni sampai kau minta maaf pada ybs. Lbh baik Tabayyun dan berbaik sangka saja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya setuju dgn anda.. urusan kita sdh banyak yg urus.. saat kita senang bahagia tidak akan semua orang akn senang.. kita kembalikanlah kediri kita.. klo baik diambil klo tidak baik yah tdk usah diambil.. gk usah didengarkan.. hidup adalah pilihan diluar sana msh bnyk yg lbh buruk dr itu..

      Hapus
  19. urusi aja diri masing" , buruk sangka sm orang lain jg dosa kan???

    huuhh

    BalasHapus
  20. lebay.. enek gue ngeliatnya... banci... banci tai.. ustaz jadi jadian itumah ga tau ilmu kitab kuning...

    BalasHapus
  21. ustad kontol itu yg di tipi.. abal2 .. org indo gmpang ngsih glar sm org. pdhl cm modal kopiah sm slendang nyi blorong

    BalasHapus
  22. Kita punya banyak ustadz ustadz hebat yang berdakwah tanpa pamrih. Jadi buat apa lagi yang seleb badut abal abal dan komersil
    Nonton aja di you tube ustadz Adi Hidayat , khalid basalamah, Zulkifli m Ali , dll. Juga bisa nonton ceramahnya ustadz ustadz Malaysia yang bagus bagus a.l Abdul muien. Sebelumnya berdoa dan minta sama Allah agar ditunjuki dan dituntun agar memperoleh ilmu dan keyakinan yang benar

    BalasHapus
  23. Barusan saja AsliBandar.net membagikan bonus rollingan kepada member setia. Bagi kamu yang belum mempunyai user id dan belum mendapatkan bonus Rollingan. Segera mendaftar agar senin depan kamu juga bisa mendapatkan bonus Rollingan yang akan di bagikan AsliBandar.net

    Hanya di AsliBandar.net kamu dapat menikmati bonus Rollingan dan Bonus Double Referral. Segera mendaftar dan buktikan bonus bonus yang akan kamu dapat sekarang juga. !!!

    Untuk Info lebih lanjut silahkan menghubungi kami melalui :

    Pin BB : 2B3C34F4
    YM : Aslibandar_CS
    Skype : AsliBandar
    Telp : +855882388666
    FB : AsliBandar

    BalasHapus